Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 April 2012

SERANGGA TOMCAT

Tomcat – Serangga Tomcat yang memiliki nama ilmiah Paederus riparius ini tiada hentinya menyebar teror lewat racun yang dikeluarkannya. Setidaknya saat postingan ini ditulis sudah ada 48 korban dari kota Surabaya yang berjatuhan akibat serangan serangga tomcat ini. Sebenarnya serangga seperti apakah tomcat tersebut? Apakah racun yang dikeluarkan oleh serangga ini sangat berbahaya dan mematikan? Pada postingan kali ini blog berbagi informasi dan tips terbaru akan mengupas tuntas tentang serangga tomcat yang meneror warga Surabaya dan sekitarnya ini. Tomcat yang memiliki warna tubuh merah dan hitam ini juga dikenal juga populer dengan sebutan semut kanai atau semut kayap.

Serangga tomcat ini memiliki ukuran yang sangat kecil yaitu sekitar 1 cm saja sehingga banyak orang yang terkecoh dengan keberadaan tomcat ini. Tomcat memiliki habitat di daerah persawahan, daerah hutan maupun daerah taman kota yang memang terletak di pusat kota. Salah satu ciri khas dari tomcat adalah kemampuannya dalam memproduksi sebuah toksin yang bernama paederin. Toksin paederin ini pada waktu lampau digunakan sebagai obat untuk menghilangkan kutil. Jika toksin ini sampai terkena kulit anda, maka akan menyebabkan luka seperti terkena penyakit herpes. Kosentrasi toksin atau racun yang dihasilkan oleh serangga tomcat memiliki kekuatan 17 kali lebih kuat dari pada racun atau bisa yang dihasilkan oleh seekor ular cobra, bahkan racun ini bisa bertahan sampai delapan tahun lamanya setelah serangga tomcat tersebut mati. Tetapi anda semua tidak perlu takut terhadap serangan serangga tomcat, meskipun memiliki racun yang 17 kali lebih kuat daripada racun cobra, racun yang dikeluarkan oleh tomcat ini hanya akan menyerang bagian kulit saja sehingga menyebabkan kulit seperti terbakar dan mengeluarkan air. Berbeda dengan racun cobra yang langsung menyerang titik syaraf pusat sehingga bisa berakibat fatal. Tomcat sangat suka sekali terhadap cahaya terang di malam hari yang disebabkan oleh lampu baik di dalam rumah maupun di jalan raya. Biasanya tomcat menyerang korbannya disaat sedang asyik berkemah di pinggiran hutan dan menyalakan cahaya lampu. Tomcat juga bisa menyerang korbannya saat korbannya menaiki sepeda motor pada malam hari dengan kondisi lampu sepeda yang menyala. Terkait dengan serangan tomcat di kota Surabaya, berikut ini saya sampaikan beberapa tips pencegahan serangan tomcat dan pengobatan saat anda terkena toksin paederin yang dikeluarkan oleh serangga tomcat ini Minimalisir penggunaan lampu di malam hari sebab serangga tomcat ini mempunyai hobby mirip laron yaitu senang pada cahaya terang di malam hari, jika harus menggunakan lampu di malam hari pastikan anda tidak berada dibawah atau di dekat lampu tersebut saat menyala Gunakan semprotan aerosol atau pestisida organik buatan sendiri untuk mencegah tomcat masuk ke dalam rumah. Anda bisa membuat pestisida organik dari campuran laos, daun mimba, dan sereh. Jika ada tomcat di kulit anda, jangan bunuh tomcat tersebut tetapi tiup tomcat tersebut sampai pergi sendiri dari kulit anda Jika anda terlanjur terkena gigitan tomcat ini segera cuci dengan menggunakan air dan sabun, atau cuci dengan antiseptik ringan untuk meminimalisir luasnya daerah yang terkena racun tomcat Jangan pernah menggaruk bagian yang terkena racun tomcat karena dikhawatirkan racun tomcat akan menyebar ke daerah yang lain di tubuh anda.
BACA SELENGKAPNYA - SERANGGA TOMCAT

PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA VIRUS TOMCAT

owblabla - Serangan serangga jenis Kumbang Rove sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Hanya saja, masyarakat yang kawasannya terjangkit toksin Serangga Tamocat harus waspada dan tahu langkah-langkah pertolongan pertama bila terkena toksin Tomcat. Kabid Pertanian dan Kehutanan Dinas Pertanian Kota Surabaya Ir Alexander S Siahaya mengimbau supaya masyarakat tidak panik dan cenderung gegabah bila terkena toksin Tomcat.

Jangan karena takut dan kaget terus kemudian langsung memukul dan membunuh Tomcat saat menempel di kulit. “Cukup dikibas saja. Sebab, kalau Tomcat tersebut mati saat menempel di kulit, toksinnya juga ikut keluar. Itu yang menyebabkan luka merah yang gatal dan terasa panas,” kata Alexander. Termasuk juga saat menjemur pakaian dan handuk di halaman rumah. Masyarakat diharap bisa sadar lingkungan. Hal ini supaya pakaian dan handuk yang diletakkan di luar ruangan tidak terjangkit toksin Serangga Tomcat. Jika sudah terlanjur terkena toksin, maka Alex menyarankan supaya masyarakat berinisiatif untuk membersihkan kulit dengan air dan sabun. Kalaupun toksin tersebut masih bereaksi padakulit, ada obat sejenis salep acyclovir 5% yang bisa digunakan untuk meringankan rasa gatal. “Kalau digaruk, rasa gatalnya bisa semakin menimbulkan panas,” terang Alex. Toksin yang dikeluarkan Tomcat dikabarkan bisa menjadi racun yang sangat berbahaya untuk kulit manusia. Dari pemaparan korban-korban sengatan Tomcat, mereka mengalami luka memerah di kulit hampir seperti herpes. Luka itu kalau digaruk bisa semakin menyebar hingga ke seluruh bagian tubuh. Bahkan, luka memerah ini bisa menjadi sangat panas sekali bila terus digaruk. Kalaupun bisa disembuhkan, toksin TOmcat ini akan meninggalkan bekas luka yang menghitam di kulit. Hingga kini, Dinas Pertanian Kota Surabaya masih memeriksa apa kandungan toksin Tomcat. Alex mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium atas kandungan dan efek yang diberikan toksin Tomcat pada kulit manusia. Menurut wikipedia, sebenarnya Tomcat tidak mengigit ataupun menyengat. Tomcat akan mengeluarkan cairan toksin hemolimf otomatis bila bersentuhan atau berbenturan dengan kulit manusia. Gawatnya, Tomcat juga akan mengeluarkan cairan racunnya ini pada benda-benda seperti baju, handuk, atau benda-benda lainnya. Pada jenis serangga tertentu, terdapat cairan yang diduga lebih kuat dari bisa ular kobra.
BACA SELENGKAPNYA - PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA VIRUS TOMCAT

Terserang Difteri, Dua Siswa SD Meninggal

PONTIANAK – Menyusul dua siswa SD yang meninggal terserang difteri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak pun melancarkan imunisasi kepada 527 siswa SDN 23 Kecamatan Pontianak Barat Jalan Kom Yos Sudarso, kemarin. “Imunisasi kita berikan sebagai antisipasi, karena sebelumnya ada dua siswa kita yang meninggal dugaan sementara akibat difteri. Makanya kita minta Dinkes turun tangan agar bisa mendeteksi masih ada atau tidak anak yang terserang penyakit serupa,” tutur Kepala SDN 23 Pawadi SPd kepada Equator, Kamis (19/4). Difteri merupakan penyakit menular akibat infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae. Baru tahun ini penyakit yang menyerang pernapasan pada anak-anak itu menelan korban jiwa. 
Reza, siswa kelas 5, dan Haikal, siswa kelas 1 SDN 23 Kecamatan Pontianak Barat meninggal dengan selisih waktu hanya satu hari. Keduanya meninggal diduga terserang difteri. Penyakit ini mudah menular dan menyerang saluran pernapasan bagian atas. Penularan biasanya terjadi melalui percikan ludah maupun benda dan makanan yang terkontaminasi. Langkah Pawadi tidak terlalu berlebihan, karena Reza dan Haikal meninggal hanya berjarak satu hari di rumah sakit. “Keduanya diduga meninggal karena tak bisa bernapas dan mengalami radang tenggorokan,” tuturnya.
Imunisasi siswa SD
 Pawadi hanya bisa berharap setelah mendapatkan imunisasi siswa SDN 23 tidak terserang penyakit tersebut. “Sebentar lagi ujian nasional (unas) siswa kelas 6, kita berharap mereka bisa belajar dan mengikuti ujian dengan lancar.” harap Pawadi. Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Pontianak Barat M Ridwansyah mengakui penyakit difteri cukup berbahaya. Namun penyebarannya bisa dicegah dan ditanggulangi dengan imunisasi dan obat pada pasien yang terinfeksi. “Penyakit difteri diduga mengakibatkan dua siswa sekolah ini meninggal dunia. Belum dinyatakan positif difteri, karena masih menunggu hasil uji lab dulu,” ucapnya. Kendati uji laboratorium masih belum keluar, namun Ridwansyah segera mengambil langkah pencegahan, salah satunya memberikan suntikan imunisasi dan obat-obatan pada anak-anak. “Hasil lab masih lama, lebih bagus kita langsung memberi pencegahan dengan cara memberi suntikan imunisasi pada anak-anak,” ujarnya. Ridwan berharap kegiatan bekerja sama imunisasi dapat diteruskan dengan sekolah saat penerimaan siswa baru nanti. Karena imunisasi sedini mungkin penting guna mencegah anak terserang penyakit. “Kami pasti akan mensosialisasikannya pada pihak sekolah sendiri,” imbaunya. Waspadai difteri Gejala difteri muncul 1 hingga 4 hari setelah terinfeksi. Penderita mengalami sakit pada tenggorokan, demam, dan gejala yang menyerupai pilek biasa. Bilamana bertambah parah, tenggorokan menjadi bengkak sehingga menyebabkan penderita menjadi sesak napas bahkan dapat menutup pernapasan. Penyakit difteri dapat pula menyebabkan radang pembungkus jantung sehingga penderita dapat meninggal secara mendadak. Gejala-gejala ini disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh kuman difteri. Jika tidak segera diobati, racun yang dihasilkan oleh kuman ini dapat menyebabkan reaksi peradangan pada jaringan saluran napas bagian atas, sehingga sel-sel jaringan dapat mati. Serangan berbahaya adalah pada periode inkubasi 1 sampai 5 hari. Pada fase tersebut dapat menyebabkan infeksi nasopharynx yang menyebabkan kesulitan bernapas dan kematian. Penyebab utamanya adalah radang pada membrane saluran pernapasan bagian atas, ditambah kerusakan menyeluruh ke seluruh organ. Ketika difteri menyerang tenggorokan, gejala awalnya adalah penderita mengalami radang tenggorokan, kehilangan nafsu makan, dan demam. Dalam waktu 2 hari 3 hari, lapisan putih atau abu-abu bisa diketemukan pada langit-langit tenggorokan dan dapat berdarah. Dan jika terjadi pendarahan, lapisan berubah menjadi abu-abu kehijauan atau hitam. Penderita difteri biasanya tidak demam panas, tapi dapat sakit leher dan sesak napas. Namun penyakit ini bisa dicegah dan diobati. Ketika seorang anak mengalami gejala awal menderita difteri, dokter akan mendiagnosis berdasarkan gejala dan ditemukannya membrane. Tak jarang dilakukan pemeriksaan terhadap lendir di tenggorokan. Sedangkan untuk melihat kelainan jantung yang terjadi akibat penyakit ini, bisa dilakukan pemeriksaan dengan Electrocardiogram (EKG). Pencegahan paling efektif adalah dengan imunisasi. Umumnya dilakukan bersamaan dengan tetanus dan pertusis (DPT) sebanyak 3 kali sejak bayi berusia 2 bulan dengan selang penyuntikan 1-2 bulan. Pemberian imunisasi ini akan memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit difteri, pertusis, dan tetanus dalam waktu bersamaan. Pada usia SD imunisasi DT dapat diberikan pula. Pencegahan difteri efektif dengan cara selalu menjaga kebersihan, baik diri maupun lingkungan. Penyakit menular ini paling mudah merebak pada lingkungan yang buruk dengan tingkat sanitasi rendah. Pengobatan difteri difokuskan untuk menetralkan toksin atau racun difteri dan untuk membunuh kuman Corynebacterium diphtheriae. Dengan pengobatan yang cepat, maka komplikasi yang berat dapat dihindari. Namun keadaan bisa makin buruk bila usia anak lebih muda, menderita penyakit difteri cukup lama, gizi kurang, dan pemberian antitoksin yang terlambat. (ben)
BACA SELENGKAPNYA - Terserang Difteri, Dua Siswa SD Meninggal
Tumor Kista Gerogoti Tubuh Indri
Indri Julianti
 Indri Julianti TEBAS – Menderita penyakit tumor kista, Indri Julianti, 16, siswa Kelas II SMAN 1 Tekarang harus terbaring lemah. Akibat serangan tumor ganas tersebut, perut gadis RT 4/RW 2 Desa Tebas Kuala, Kecamatan Tebas ini kian membesar. Putri dari pasangan Indring dan Dedek ini sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas. Namun kurangnya fasilitas membuat Indri dirujuk ke RSUD Soedarso Pontianak. Setelah didiagnosis, Indri dinyatakan menderita penyakit tumor kista. Ia harus segera dirujuk ke RSUD Bandung. “Keluarga bingung, apalagi biaya yang diperlukan sangat besar. Makanya hingga sekarang Indri masih dirawat di Kelas III Ruang Penyakit Dalam RSUD Soedarso Pontianak dan masih belum dibawa ke RSUD Bandung,” kata Lukman Hakim, warga Tebas Kuala kepada Equator, Selasa (17/4) di Sambas. Lukman mengungkapkan, setelah didiagnosis menderita penyakit tumor kista dan harus dirawat ke RSUD Bandung, keluarganya hanya bisa pasrah. “Kami berinisiatif memberitakan kondisi penyakit yang diderita Indri ke media massa, agar diketahui umum dan berharap bisa mendapatkan bantuan pengobatan,” ujarnya. Saat ini, lanjutnya, Indri masih menjalani perawatan di RSUD Soedarso Pontianak. Karena kehabisan bekal selama perawatan Indri, Dedek—ibu kandung Indri—yang setia mendampingi putrinya semakin kesulitan. “Kami sangat mengharapkan bantuan dana dari para donator, karena uang yang ada sudah habis untuk biaya berobat Indri,” ujar Lukman Hakim yang mengaku sempat menjenguk Indri di RSUD Soedarso sambil menyerahkan bantuan seadanya dari tetangganya. Penderitaan yang dialami Indri Julianti merupakan potret masyarakat Kalbar, khususnya Kabupaten Sambas yang perlu mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah yang ada di Kabupaten Sambas ataupun Pemerintah Provinsi Kalbar. “Dimohon kepada masyarakat, instansi pemerintah, maupun swasta bisa membantu meringankan beban siswa SMAN 1 Tekarang ini agar cepat sembuh,” imbaunya. Dukungan dari Pemkab dan DPRD Sambas serta para donator sangat diharapkan, karena kondisi Indri semakin memprihatinkan. “Semoga dengan terbitnya berita ini dapat membuka hati masyarakat Kalbar, untuk memberikan bantuan kepada Indri,” harap Lukman. (edo)

sumber: http://www.equator-news.com/sambas/20120418/tumor-kista-gerogoti-tubuh-indri
BACA SELENGKAPNYA -

Selasa, 17 April 2012

TOMCAT VIRUS

Kingdom: Animalia Phylum: Arthropoda
Class: Insecta
Order: Coleoptera
Family: Staphylinidae
Subfamily: Paederinae
Genus: Paederus
Serangga ini termasuk dalam genus Paedorus, dikenal dengan nama kumbang Rove atau lebih dikenali juga dengan nama daerah Semut Semai, Semut Kayap atau Charlie, dari golongan kumbang dan termasuk anggota family Staphylinidae. Paederus telur diletakkan secara tunggal, di habitat lembab daerah pertanian seperti sawah. Larva melewati dua instar sebelum pupation. Larva dan dewasa predator pada serangga lain, dan serangga ini muncul pada sore hari dan sangat tertarik terhadap cahaya. Serangga ini merupakan sahabat petani untuk mengusir dan memakan jenis kutu dan hewan kepik hama padi.

   

 Ukuran tubuh kumbang ini kecil kurang lebih 1 cm. Memiliki warna tubuh Hitam dan orange. Meskipun Paederus kumbang tidak menggigit atau menyengat, Kumbang ini perlu diwaspadai, karena mereka dapat mengeluarkan toxin bila bersentuhan dengan kulit manusia secara langsung. Bisa juga dengan sentuhan tidak langsung melalui handuk, baju atau alat lain yang tercemar oleh racun tomcat tersebut. Itu sebabnya, jika sudah terkena dermatitis otomatis seperti seprei dan uba rampe-nya, handuk maupun alat-alat yang disinyalir terkena racun tomcat harus dibersihkan.

  

Toxin yang dihasilkan biasa disebut Pederin menyebabkan Kulit iritasi hasil dari kontak dengan pederin racun yg menyebabkan bengkak di Hemolimf. racun ini diproduksi, bukan oleh kumbang sendiri, tetapi oleh bakteri endosimbion, mungkin beberapa spesies Pseudomonas. Gejala tidak akan timbul ketika Kulit kontak awal dengan pederin, Gejala baru akan nampak dalam waktu 12-36 jam,tetapi warna kemerahan muncul, Iritasi, dapat berlangsung dari dua sampai tiga minggu. Setelah pederin adalah pada kulit dari kontak kumbang awal, itu juga mungkin tersebar di tempat lain di kulit.

    

Cuci tangan dan kulit dengan sabun dan air sangat direkomendasikan. Jika kita berada di daerah yang terdapat kumbang Paedorus. Kumbang ini juga pernah menyerang pada manusia di beberapa negara antara lain Sri Lanka, Pada pabrik mainan di China Tengah, Pangkalan Militer di Irak, Suku Aborigin Australia, dan yang hangat baru-baru ini dikabarkan menyerang saudara kita warga Apartemen Eastcoast Laguna Indah, Pakuwon City. Diberitakan sebelumnya, beberapa warga yang tinggal di Apartemen Eastcoast diserbu serangga beracun. Sejak Selasa (13/3/2012)Ida Yanti (42) baby sitter yang tinggal di lantai 1 Eastcoast mengalami luka merah semacam luka bakar di bagian muka, tubuh dan lengan.

  


Setelah diperiksa, luka gatal-gatal yang juga menimbulkan luka panas ini ditimbulkan oleh cairan beracun Serangga Tomcat. Untuk pengendalian serangga ini hubungi tenaga profesional pengendalian hama pest control jakarta untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

BACA SELENGKAPNYA - TOMCAT VIRUS

Sabtu, 14 April 2012

MAKANAN TERLARANG SAAT LARUT MALAM

KOMPAS.com - Apa yang Anda lakukan jika merasa lapar menjelang tidur? Menahannya? Sebaiknya jangan lakukan itu, karena sebenarnya menahan lapar itu lebih berbahaya dan justru membuat tubuh semakin gemuk. Jika Anda lapar saat tengah malam, ngemil sebenarnya sah saja dilakukan. Syaratnya, tetap cermat dalam memilih jenis cemilannya agar tidak malah membuat Anda sulit tidur atau timbangan jadi naik karena Anda kelebihan kalori. Berikut beberapa makanan yang harus dihindari jika Anda ingin ngemil saat sudah larut malam.

1. Makanan berminyak dan berlemak
Saat malam hari perut sebenarnya juga membutuhkan istirahat. Makanan berminyak dan berlemak akan membuat Anda merasa lemas di pagi hari, karena saat tengah malam perut dipaksa bekerja lebih keras untuk mencerna semua makanan tersebut. Jauhi jenis makanan seperti makanan siap saji, kacang, es krim, atau makanan yang mengandung keju. Lagipula, makanan yang berminyak dan berlemak juga memicu timbunan lemak dalam tubuh.

2. Makanan tinggi karbohidrat atau makanan manis
Tak ada salahnya untuk menyantap makanan manis, karena bisa membantu tidur menjadi lebih nyenyak. Namun, jika Anda menyantapnya terlalu banyak, atau memilih jenis makanan yang berkarbohidrat tinggi, kadar gula darah akan meningkat dengan cepat sehingga bisa mengganggu kenyamanan tidur. Hindari cemilan yang manis dan "berat" seperti martabak, dessert, keripik, nasi dengan lauk-pauk bersantan, atau roti. Kunyah saja buah-buahan atau sereal sebagai penggantinya.

3. Daging merah dan protein lainnya
Seperti makanan berlemak, mengonsumsi daging merah pada tengah malam akan membuat pencernaan bekerja sangat keras sehingga Anda akan sulit tidur. Tidak perlu menghindari protein sama sekali, yang pasti konsumsi saja dalam porsi yang secukupnya.

4. Makanan pedas
Rempah-rempah mungkin bisa menjadi obat alami untuk berbagai penyakit, dan punya efek menghangatkan tubuh. Namun, sebaiknya hindari makanan pedas, baik yang dihasilkan oleh cabai atau rempah-rempah lain saat ingin makan pada malam hari. Makanan yang pedas bisa mengusik perut, dan senyawa kimia yang ada di dalamnya bisa merangsang indera Anda sehingga jadi sulit tidur.

5. Makanan dalam porsi besar
Tidur dalam keadaan perut lapar memang sangat tidak menyenangkan. Bila memang harus makan, makanlah asal jangan sampai terasa sangat kenyang. Makan terlalu kenyang juga membuat perut tidak nyaman, lho. Jika ingin ngemil ketika sudah larut malam, pastikan total kalorinya tetap di bawah 200 kalori. Hati-hati juga akan timbunan lemak yang mengincar Anda ketika menyantap makanan dalam porsi yang besar.



sumber: FitSugar
BACA SELENGKAPNYA - MAKANAN TERLARANG SAAT LARUT MALAM

Minggu, 08 April 2012

9 Tips Menghilangkan Jerawat

Dalam artikel ini, saya akan memberikan beberapa cara menghilangkan jerawat yang mudah untuk anda ikuti. Saya menyadari bahwa wajah adalah pesona setiap insan, baik itu pria atau wanita. Hal yang pertama kali diperhatikan jika kita bertemu seseorang adalah wajah. oleh karena itu kita wajib menjaga kebersihan wajah kita. Jika di wajah kita muncul yang namanya jerawat, pasti akan mengganggu sekali terhadap penampilan kita…khususnya bagi wanita yang selalu peduli akan kecantikan.

Jerawat akan lebih menyiksa lagi karena sering muncul pada masa pubertas yang katanya sebagian besar orang adalah masa yang paling indah, masa2 pacaran. bagaimana kita bisa punya pacar jika wajah kita merupakan sarang jerawat? Pasti sulit sekali bukan? Berikut ini tips yang akan membuat jerawat anda hilang dan tidak akan mengganggu penampilan anda lagi :
1. Mencuci wajah 2 kali sehari
Tips menghilangkan jerawat yang pertama adalah dengan cara mencuci wajah 2 kali sehari. Mencuci wajah 2 kali sehari akan membantu menghilangkan minyak di permukaan kulit kita. Jika kita jarang membersihkannya, maka bakteri penyebab jerawat akan hidup subur di wajah kita. Namun ingat..jangan mencuci wajah apalagi menggosok wajah secara berlebihan karena malah akan meningkatkan produksi minyak sobaceous yang dapat menyebabkan masalah kulit pada wajah. Cucilah wajah 2 kali sehari dengan menggunakan sabun yang lembut.

Tips Menghilangkan Jerawat

2. Sesuaikan kosmetik dengan jenis kulit anda
Jika kulit anda berminyak maka gunakanlah kosmetik untuk kulit berminyak, jika kosmetik yang anda gunakan tidak sesuai dengan jenis kulit anda..jerawat akan segera mendatangi kulit wajah anda. Jadi berhati-hatilah dalam memilih kosmetik.
3. sebisa mungkin hindari kosmetik yang berminyak.
secara alami wajah kita akan menmproduksi minyak, bahkan kulit kering sekalipun. Jadi sebisa mungkin hindarilah hindarilah menggunakan kosmetik yang berlebihan karena minyak dan debu akan menjadi media bakteri penyebab jerawat untuk bermukim di wajah kita.
4. Keringkan wajah kita dengan handuk yang bersih setelah cuci muka atau mandi, karena bakteri juga menyukai tempat yang lembab dan hangat.
5. Minum air putih
Hampir 70% kulit kita terdiri dari air, dengan minum air minimal 2 liter sehari, maka kulit kita akan selalu fit dan sehat.
6. gunakan pelembab kulit
Menggunakan pelembab akan membantu menyehatkan kulit kita, terutama dari kulit kering dan pecah2. Namun pelembab disini bukan berarti pelembab yang berminyak..sekarang sudah banyak produk kosmetik yang berbahan dasar air.
7. selalu pastikan kulit anda bersih sebelum tidur.
Selalu cuci muka anda sebelum tidur agar kulit beregenerasi dengan baik.
8. Sering-seringlah makan sayur dan buah.
sayur2an mengandung banyak vitamin yang menyehatkan kulit kita. Perbanyaklah makan sayur atau buah, terutama yang mengandung vitamin E. Dengan kulit yang sehat, maka jerawat akan sukar untuk tumbuh dan berkembang.
9. Tidur yang cukup dan teratur.
Kulit juga sama seperti kita, butuh istirahat. Jadi biasakanlah untuk tidur yang cukup dan teratur. Karena saat kita tidur, kulit akan beregenerasi dan membuang racun2 yang berbahaya sehingga saat kita bangun keesokan harinya kulit kita akan kebali segar.
9 cara menghilangkan jerawat diatas merupakan tips menghilangkan jerawat yang sangat mudah untuk diikuti. Jika anda melakukannya dengan teratur dan disiplin, bukan tidak mungkin jerawat di wajah anda akan berangsur-angsur hilang..dan wajah anda menjadi mulus lagi serta bebas jerawat. Semoga tips menghilangkan jerawat ini bermanfaat bagi anda.
BACA SELENGKAPNYA - 9 Tips Menghilangkan Jerawat

Sabtu, 07 April 2012

VIRUS TOMCAT

BAHAYA VIRUS TOMCAT
Bahaya Virus Tomcat : Serangga ini termasuk dalam genus Paedorus, dikenal dengan nama kumbang Rove atau lebih dikenali juga dengan nama daerah Semut Semai, Semut Kayap atau Charlie, dari golongan kumbang dan termasuk anggota family Staphylinidae. Paederus telur diletakkan secara tunggal, di habitat lembab daerah pertanian seperti sawah. Larva melewati dua instar sebelum pupation. Larva dan dewasa predator pada serangga lain, dan serangga ini muncul pada sore hari dan sangat tertarik terhadap cahaya. Serangga ini merupakan sahabat petani untuk mengusir dan memakan jenis kutu dan hewan kepik hama padi. Ukuran tubuh kumbang ini kecil kurang lebih 1 cm. Memiliki warna tubuh Hitam dan orange.

Meskipun Paederus kumbang tidak menggigit atau menyengat, Kumbang ini perlu diwaspadai, karena mereka dapat mengeluarkan toxin bila bersentuhan dengan kulit manusia secara langsung. Bisa juga dengan sentuhan tidak langsung melalui handuk, baju atau alat lain yang tercemar oleh racun tomcat tersebut. Itu sebabnya, jika sudah terkena dermatitis otomatis seperti seprei dan uba rampe-nya, handuk maupun alat-alat yang disinyalir terkena racun tomcat harus dibersihkan.

Toxin yang dihasilkan biasa disebut Pederin menyebabkan Kulit iritasi hasil dari kontak dengan pederin racun yg menyebabkan bengkak di Hemolimf. racun ini diproduksi, bukan oleh kumbang sendiri, tetapi oleh bakteri endosimbion, mungkin beberapa spesies Pseudomonas.

Gejala tidak akan timbul ketika Kulit kontak awal dengan pederin, Gejala baru akan nampak dalam waktu 12-36 jam,tetapi warna kemerahan muncul, Iritasi, dapat berlangsung dari dua sampai tiga minggu. Setelah pederin adalah pada kulit dari kontak kumbang awal, itu juga mungkin tersebar di tempat lain di kulit. Cuci tangan dan kulit dengan sabun dan air sangat direkomendasikan. Jika kita berada di daerah yang terdapat kumbang Paedorus.

Kumbang ini juga pernah menyerang pada manusia di beberapa negara antara lain Sri Lanka, Pada pabrik mainan di China Tengah, Pangkalan Militer di Irak, Suku Aborigin Australia, dan yang hangat baru-baru ini dikabarkan menyerang saudara kita warga Apartemen Eastcoast Laguna Indah, Pakuwon City. Diberitakan sebelumnya, beberapa warga yang tinggal di Apartemen Eastcoast diserbu serangga beracun. Sejak Selasa (13/3/2012)Ida Yanti (42) baby sitter yang tinggal di lantai 1 Eastcoast mengalami luka merah semacam luka bakar di bagian muka, tubuh dan lengan. Setelah diperiksa, luka gatal-gatal yang juga menimbulkan luka panas ini ditimbulkan oleh cairan beracun Serangga Tomcat.

Untuk pengendalian serangga ini hubungi tenaga profesional pengendalian hama pest control jakarta untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Sumber : www.detik.com

PENCEGAHAN VIRUS TOMCAT
Waspada Serangan Wabah Tomcat - Ockah News - Jangan Ngaku Gaul Kalau Belum Ke MBarokah.net. Waspada Serangan Wabah Tomcat! Penasaran Dengan Waspada Serangan Wabah Tomcat. Langsung Saja Ke TKP... Cekidot...!!!
Waspada Serangan Wabah Tomcat dan Cara Mengobati Racun Tomcat

Waspada Serangan Wabah Tomcat dan Cara Mengobati Racun Tomcat

Waspada Serangan Wabah Tomcat – Ockah News. Kali ini saya mau membagikan info terbaru tentang Wabah Tomcat dalam Waspada Serangan Wabah Tomcat. Wabah Tomcat serang warga surabaya dan sekarang sudah meluas hingga ke sekolahan. Wabah Tomcat muncul pertama kali pada hari selasa kemaren (13-3-2012), Serangga Tomcat yang juga dikenal dengan sebutan kumbang Rove ini datang dengan jumlah yang diperkirakan mencapai jutaan. Inilah Penyebab Serangan Tomcat di Surabaya dan sekitarnya.
Apa Penyebab Serangan Wabah Tomcat.

Tomcat merupakan salah satu jenis serangga yang hidup di hutan mangrove di kawasan Pamurbaya. Dan kawasan hutan Mangrove yang sudah gundul itu berada di belakang apartemen elit “Apartemen East Coast“. Tempat tinggalnya rusak dan kemudian menyerang ke pemukiman manusia.
Cara Mengatasi Bila Terkena Wabah Tomcat.

Tips bila kena Serangan Wabah Tomcat ini sangat manjur, Pasalnya Tips Bila Tersengat Serangan Wabah Tomcat ini sudah di publikasikan melalui media Televisi. Penasaran Dengan Cara Mengatasi Serangan Wabah Tomcat? Berikut Tips dan Trick Bila Terkena Serangan Wabah Tomcat.

Bila Wabah Tomcat mengenai tubuh, Sebaiknya jangan di Pukul cukup di lempar saja.
Bilas dengan Air Mengalir.
Beri Salep.
Jangan Beri Bedak Alergi, karena dapat menyebar ke permukaan Kulit.
BACA SELENGKAPNYA - VIRUS TOMCAT